Dinkes Mimika dan Puskesmas Mapurujaya Gelar Screening Terpadu di Mimika Timur, Ratusan Warga Diperiksa

 


TIMIKA — Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika bersama Puskesmas Mapurujaya sukses menggelar aksi Screening Terpadu di wilayah Distrik Mimika Timur. Kegiatan yang berlangsung maraton sejak 11 Juni hingga hari ini menyasar masyarakat di berbagai titik strategis, mulai dari Pelabuhan Poumako, Kampung Kaugapu, Kampung Hiripau, hingga area Kompi A.

 

Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun, menjelaskan bahwa langkah masif ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendeteksi dini berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular.

 

"Melalui kegiatan ini, kami melakukan pemeriksaan HIV, Sifilis, TBC, malaria, frambusia, kusta, hepatitis, serta pemeriksaan penyakit tidak menular. Deteksi dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat," ujar Linus di sela-sela penutupan kegiatan.

 

Pada hari terakhir pelaksanaan, tim medis berhasil menjaring ratusan warga yang antusias memeriksakan kesehatannya. Berikut adalah rincian capaian dan hasil pemeriksaan komprehensif yang berhasil dihimpun:

Jenis Pemeriksaan

Jumlah Warga Diperiksa

Hasil / Temuan Kasus

Malaria

286 orang

13 kasus malaria tropika



4 kasus malaria mix



3 kasus malaria tersiana

HIV & Sifilis

226 orang

3 orang positif sifilis



0 kasus HIV (Nihil)

TBC, Kusta, & Frambusia

286 orang

2 orang suspek (gejala) TBC (akan menjalani pemeriksaan lanjutan)

Deteksi Dini Risiko (DDR) PTM

61 orang

Pemetaan faktor risiko kesehatan

Pemeriksaan Kimia Darah (PTM)

60 orang

Pemeriksaan asam urat dan kolesterol

 

Linus menegaskan bahwa screening terpadu ini menjadi salah satu strategi krusial Dinas Kesehatan Mimika untuk memperkuat sistem pengendalian penyakit di hilir. Dibandingkan mengobati, Dinkes Mimika kini lebih fokus pada pendekatan promotif (edukasi) dan preventif (pencegahan).

 

"Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan deteksi dini, penyakit dapat ditemukan lebih cepat sehingga penanganannya menjadi jauh lebih efektif," pungkas Linus menutup keterangannya.

 

Melalui hasil screening ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika bersama Puskesmas setempat dipastikan akan segera melakukan tindak lanjut medis (follow-up) bagi warga yang terindikasi positif atau menunjukkan gejala penyakit, guna memutus rantai penularan di tengah masyarakat.

 

Postingan Terbaru