Jaga Roda Pemerintahan, Pj Sekda Mimika Ingatkan ASN Tetap Disiplin Melayani Pasca-Ditinggal Tugas Luar Daerah oleh Bupati


TIMIKA, papuamctv.com — Di tengah agenda dinas luar daerah yang sedang dijalani oleh Bupati dan Wakil Bupati Mimika, roda pemerintahan di Kabupaten Mimika dipastikan harus tetap berputar tanpa riak. Pesan krusial ini ditegaskan kembali oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Abraham Keteyau, saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (29/06/2026).


Di hadapan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), Abraham membawa pesan langsung dari pucuk pimpinan daerah mengenai esensi mutlak dari sebuah korps pelayan publik: kedisiplinan yang tak boleh mengendur oleh absennya pimpinan.


“Pesan Bapak Bupati agar disiplin sebagai aparatur sipil negara tetap dijaga dan seluruh ASN tetap bekerja sebagaimana mestinya,” ujar Abraham dengan nada tegas di hadapan peserta apel.


Ketidakhadiran fisik bupati dan wakil bupati di Timika kerap kali memicu kekhawatiran klasik akan melambatnya birokrasi. Mengantisipasi celah tersebut, Abraham mengingatkan bahwa status sebagai pelayan masyarakat melekat 24 jam tanpa harus menunggu pengawasan langsung. Pelayanan publik yang optimal adalah hak masyarakat yang tidak boleh ditangguhkan atas alasan apa pun.


“Walaupun pimpinan daerah sedang menjalankan tugas di luar, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tambahnya.


Selain menyoroti performa internal birokrasi, Pj Sekda Mimika juga memanfaatkan momentum apel pagi tersebut untuk menyuarakan agenda nasional yang krusial bagi masa depan daerah, yakni Sensus Ekonomi yang tengah digarap oleh Badan Pusat Statistik (BPS).


Abraham mengimbau seluruh lapisan masyarakat, termasuk para ASN sebagai motor penggerak di lingkungan sosialnya, untuk bersikap kooperatif terhadap petugas lapangan. Akurasi data ekonomi Mimika ke depan dipertaruhkan dalam keterbukaan informasi saat ini.


Ia meminta agar masyarakat tidak bersikap skeptis, menolak, atau merasa terganggu saat pintu rumah mereka diketuk oleh petugas BPS.


“Saya berharap ketika petugas sensus datang ke rumah, masyarakat dapat menerima mereka dengan baik dan memberikan informasi yang diperlukan sesuai kondisi yang sebenarnya,” harap Abraham.


Menurutnya, sensus ini bukan sekadar pendataan di atas kertas. Output dari data yang valid tersebut nantinya akan menjadi kompas dan fondasi utama bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan serta program pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.


Di akhir arahannya, Abraham menekankan bahwa sinergi antara disiplin kerja ASN dan dukungan masyarakat terhadap program strategis seperti sensus ekonomi adalah dua pilar utama yang akan menentukan arah kesejahteraan Kabupaten Mimika ke depan.

 

Postingan Terbaru