Jalin Silaturahmi di Sela PENAS, DPRD Gorontalo Bidik Studi Tiru Sektor Pertambangan dan Agribisnis Mimika
GORONTALO, papuamctv.com – Momentum
Pertemuan Nasional Petani Nelayan (PENAS) tidak hanya menjadi ajang unjuk
potensi bagi Kabupaten Mimika, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas
daerah. Di sela-sela agenda nasional tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten
Mimika memenuhi undangan silaturahmi khusus dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo.
Pertemuan yang berlangsung hangat
dan interaktif ini menjadi wadah pertukaran informasi strategis, khususnya
terkait pengelolaan ruang fiskal daerah, sektor pertambangan, hingga potensi
agribisnis.
Asisten Bidang Perekonomian dan
Pembangunan (Asisten II) Setda Mimika, Santi Sondang, S.IP., M.Si.,
mengungkapkan bahwa pihak DPRD Gorontalo menaruh minat yang sangat besar
terhadap rekam jejak Kabupaten Mimika dalam mengelola sektor industri
ekstraktif.
"Kami berbagi pengalaman
mengenai Tembagapura karena mereka sangat tertarik. Ternyata, Gorontalo baru
saja menemukan potensi tambang baru yang baru dieksplorasi selama tiga bulan
terakhir. Mereka ingin melihat bagaimana Mimika mengelola sektor tersebut,"
ujar Santi usai
Selain membahas industri
pertambangan, diskusi juga berkembang pada sektor komoditas unggulan
non-tambang. Santi menjelaskan, pihak Gorontalo sangat penasaran dengan potensi
kelautan Mimika, salah satunya adalah Karaka (kepiting bakau besar)
serta kepiting galah yang menjadi ciri khas wilayah pesisir Papua Tengah.
Ketertarikan ini memicu rencana
delegasi Provinsi Gorontalo untuk melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke
Timika dalam waktu dekat.
"Mereka berencana datang ke
Timika, kemungkinan akhir tahun ini atau tahun depan, untuk melakukan studi
tiru. Tidak hanya belajar soal tambang, tetapi juga pengembangan sektor
pertanian, agribisnis, dan perikanan," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Santi
juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas hospitalitas Pemerintah Provinsi
Gorontalo selaku tuan rumah PENAS. Penyambutan bahkan sudah dilakukan sejak
kontingen Mimika tiba di bandara, di mana DPRD Gorontalo bertindak langsung
sebagai Liaison Officer (LO) bagi kontingen Kabupaten Mimika, Provinsi
Papua Tengah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri
oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta pengurus Kontak
Tani Nelayan Andalan (KTNA).
"Pembicaraan tadi sangat
menarik. Dikemas dalam suasana santai namun tetap substantif, sehingga banyak
poin kerja sama yang bisa kita capai bersama," kata Santi.
Menutup keterangannya, Pemkab
Mimika memuji kesuksesan Gorontalo dalam menyelenggarakan event akbar PENAS
kali ini. Kini, seluruh kontingen tengah bersiap menantikan pengumuman resmi
terkait tuan rumah gelaran PENAS empat tahun ke depan, yang dijadwalkan akan
diputuskan pada penutupan kegiatan tanggal 24 Juni mendatang. (HK)

















