Menembus Kurasi Ketat Bank Indonesia: Kisah "Noken Kreatif" Mimika yang Naik Kelas di Era Digital
TIMIKA, papuamctv.com —
Angin segar kembali berembus di atas tanah Amungsa. Di tengah deru modernisasi
digital yang menuntut kecepatan dan ketepatan, sebuah torehan prestasi
membanggakan lahir dari tangan dingin seorang perempuan Papua. Mince Pakage,
pemilik brand Noken Kreatif, berhasil membawa produk lokal
Kabupaten Mimika melompat tinggi ke panggung provinsi setelah dinyatakan lolos
verifikasi ketat onboarding Bank Indonesia (BI) Tahun 2026.
Pencapaian ini bukan perkara
mudah. Di balik kelolosan Mince, ada proses kurasi yang begitu rigid dan
kompetitif. Dari total 418 UMKM se-Papua yang mendaftar, hanya 50 pelaku usaha
yang dinyatakan berhak melaju. Noken Kreatif sukses menyisihkan 368 pesaing
lainnya. Keberhasilan ini menjadi pembuktian sahih: rajutan tradisi lokal
Mimika tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki daya saing yang
tangguh di pasar modern.
Keberhasilan ini merupakan buah
manis dari sinergitas di bawah kepemimpinan Bupati Mimika Johannes Rettob,
Wakil Bupati Emanuel Kemong, serta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
(DiskopUKM) yang dinakhodai oleh Semuel Yogi, S.H., M.H.
Kepala DiskopUKM Kabupaten
Mimika, Semuel Yogi, S.H., M.H., yang juga bertindak sebagai Ketua Tim
Pendamping UMKM, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat memberikan
keterangan pada April 2026. Menurutnya, angka "50 besar" tersebut
adalah simbol dari konsistensi dan kerja keras yang panjang.
"Ibu Mince Pakage dari Noken
Kreatif telah membuktikan bahwa UMKM Mimika memiliki kualitas, daya saing,
kreativitas, dan semangat pantang menyerah untuk terus naik kelas. Dari 418
peserta, hanya 50 yang lolos. Ini bukan sekadar angka, ini adalah bukti kerja
keras, konsistensi, dan doa yang terjawab," ujar Semuel Yogi dengan nada
bangga.
Semuel menegaskan bahwa
pencapaian ini tidak tumbuh di ruang hampa. Ada kolaborasi harmonis antara
pendampingan intensif dari Pemda Mimika dan program strategis Bank Indonesia
yang mencakup pelatihan digital marketing, kurasi produk, hingga
fasilitasi promosi.
"Bank Indonesia hadir bukan
hanya sebagai pembina, tetapi sebagai sahabat yang mendorong UMKM agar berdaya,
mandiri, dan mampu menembus pasar lebih luas. Visi ini selaras dengan semangat
Pemda Mimika membangun dari kampung ke kota," tambahnya.
Tantangan UMKM hari ini bukan
lagi sekadar memproduksi barang yang bagus, melainkan bagaimana produk tersebut
bisa diakses oleh pasar yang lebih luas melalui ekosistem digital. Semuel Yogi
berharap momentum ini menjadi pemantik bagi masyarakat Papua, khususnya di
Mimika, untuk beralih dari sekadar penonton menjadi aktor utama ekonomi
kerakyatan.
Di tahun 2026 ini, sejumlah
panggung strategis sudah menanti, di antaranya TIFA 2026 dan Festival
UMKM. Event-event ini dinilai menjadi ruang pamer sekaligus jembatan untuk
memperluas jejaring bisnis.
Potret Kompetisi Onboarding BI
2026:
Total Pendaftar : 418 UMKM
Gugur Kurasi : 368 UMKM
Lolos Verifikasi : 50 UMKM (Termasuk) Noken Kreatif Mimika
"UMKM naik kelas bukan hanya
karena produknya bagus, tetapi karena kita semua mau belajar digital
marketing, berani promosi, dan saling mendukung. Kalau masyarakat Papua
terlibat, maka ekonomi kerakyatan kita pasti tumbuh lebih cepat dan
berkeadilan," tegas Semuel.
Bagi Mince Pakage, kelolosan ini
bak mimpi yang menjadi nyata. Dengan mata berbinar dan suara yang bergetar
penuh haru, ia menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh
pihak yang tidak pernah lelah mengawal langkah kecilnya hingga menjadi lompatan
besar.
"Puji Tuhan, segala puji
bagi-Nya. Saya sangat bersyukur, terharu, dan berterima kasih kepada Bank
Indonesia atas ilmu, bimbingan, kesabaran, dan kesempatan emas yang diberikan.
Terima kasih juga kepada Bapak Bupati Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel
Kemong, Bapak Kadis Semuel Yogi, serta seluruh tim DiskopUKM Mimika yang selalu
setia mendampingi," ungkap Mince.
Mince berharap, keberhasilan
Noken Kreatif tidak berhenti di dirinya saja. Ia ingin prestasinya menjadi
pemantik api semangat bagi rekan-rekan sesama pengrajin dan pelaku usaha yang
tersebar di 10 distrik di Kabupaten Mimika.
Kini, DiskopUKM Mimika menatap
masa depan dengan optimisme baru. Keberhasilan Noken Kreatif diharapkan mampu
menjadi lentera inspirasi yang diadopsi oleh ratusan UMKM lainnya di Mimika.
Mengajarkan mereka untuk menjaga kualitas, berani berinovasi, dan siap
bertarung di pasar digital demi mewujudkan masyarakat Mimika yang maju,
mandiri, dan sejahtera.

























