Peringati Hari Anak Nasional ke-42, PAUD Kasih AMURO Mimika Kampanyekan Hak dan Perlindungan Anak
TIMIKA, papuamctv.com —
Gelak tawa dan riuh keceriaan anak-anak memenuhi ruas jalan dalam rangka
peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Mimika. Ribuan anak usia
dini, termasuk peserta didik dari PAUD Kasih AMURO, tampil penuh semangat
mengikuti kegiatan defile dan pawai budaya yang diselenggarakan secara meriah.
Agenda tahunan ini digagas oleh
kolaborasi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) serta Kelompok Kerja
Kepala TK (K3TK) se-Kabupaten Mimika. Pawai budaya tidak hanya menjadi ajang
unjuk kebolehan busana dan kreativitas, tetapi juga wahana penyampaian pesan
moral bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam defile tersebut, barisan
murid PAUD Kasih AMURO mencuri perhatian dengan membentangkan berbagai spanduk
dan slogan edukatif yang disiapkan oleh pihak sekolah. Salah satu pesan
mendalam yang diusung bertuliskan, “Sayangi Kami, Jangan Mengeksploitasi
Kami.”
Kepala Sekolah PAUD Kasih AMURO,
Marlin Margareth Dwibaili, menjelaskan bahwa keikutsertaan anak-anak dalam
defile ini membawa misi penting untuk mengedukasi publik mengenai pemenuhan
hak-hak anak dan pencegahan kekerasan.
"Kegiatan ini bertujuan
untuk merayakan Hari Anak Nasional bersama anak-anak. Melalui slogan-slogan
yang mereka bawa, kami berharap pesan-pesan perlindungan anak ini bisa
tersampaikan kepada masyarakat luas yang menyaksikan," ujar Marlin Margareth
Dwibaili.
Marlin menekankan bahwa isu
perlindungan dan kesejahteraan anak membutuhkan perhatian kolektif dari segenap
elemen masyarakat. Peran aktif orang tua, tenaga pendidik, serta pemangku
kepentingan sangat krusial dalam menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang
aman dan kondusif.
Ia menambahkan bahwa anak-anak
merupakan aset bangsa yang harus dijaga agar mampu meraih potensi terbaik
mereka di masa depan.
"Ini harus menjadi perhatian
bersama—baik dari orang tua, guru, maupun semua pihak pendukung—agar anak-anak
dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Mereka adalah generasi penerus yang
kelak dapat mencapai semua cita-cita dan harapan mereka," pungkas Marlin.
Peringatan Hari Anak Nasional
ke-42 di Kabupaten Mimika ini diharapkan tidak berhenti sebagai momen
seremonial semata, melainkan menjadi momentum penguat komitmen bersama dalam
menjamin hak, perlindungan, dan masa depan anak-anak di Mimika.

















