Transformasi Digital Perpustakaan Mimika: Menjangkau Pelosok Lewat Inklusi Sosial dan Teknologi
TIMIKA, papuamctv.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah secara resmi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bimtek SPP-TIK) Tahun Anggaran 2026. Berlangsung di Hotel Front One, Jalan Hasanudin, Timika, Jumat (24/7/2026), kegiatan ini menjadi pijakan strategis dalam meretas ketimpangan literasi digital hingga ke kawasan pelosok.
Bimtek yang diikuti oleh 40
pengelola perpustakaan dari berbagai instansi—mulai dari tingkat distrik,
kampung, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), rumah ibadah, puskesmas, hingga Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas)—ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat Pemkab Mimika
serta narasumber ahli dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas
RI).
Acara diawali dengan laporan
penanggung jawab kegiatan yang menegaskan bahwa pelatihan ini didasari oleh
amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan PP Nomor 24
Tahun 2014. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pelaporan digital berbasis
aplikasi Perpusnas RI, menyelaraskan tata kelola daerah dengan Standar Nasional
Perpustakaan, serta memperkuat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis
Inklusi Sosial (TP-BIS).
Mewakili Bupati Mimika, Asisten
III Bidang Administrasi Umum, Herry Onawame, secara resmi membuka agenda
tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para
pengelola perpustakaan yang menjadi garda terdepan pembangunan literasi di
Kabupaten Mimika.
"Perpustakaan pada era
saat ini tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat menyimpan koleksi buku.
Melainkan telah berkembang menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat, pusat
informasi, pusat inovasi, serta ruang publik yang mendorong peningkatan kualitas
sumber daya manusia," tegas Herry Onawame membacakan amanat Bupati.
Ia menekankan bahwa indikator
kemajuan suatu daerah tidak semata-mata diukur dari megahnya infrastruktur
fisik, melainkan dari tingginya kualitas dan daya saing sumber daya manusianya.
Untuk memastikan penguatan
kompetensi berjalan optimal, Perpusnas RI memboyong dua narasumber utama, yakni
Dra. Nani Suryani, M.Si. (Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan
Khusus) serta Rizqi Amelia Putri (Ketua Kelompok Kerja Pengembangan Perpustakaan
Umum Wilayah III dan IV).
![]() |
| Dok. Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bimtek SPP-TIK) Tahun Anggaran 2026. Timika, Jumat (24/7/2026). Foto: Jean |
Kehadiran jajaran pakar dari
pusat ini memfokuskan transfer pengetahuan pada digitalisasi tata kelola,
pemanfaatan TIK untuk perluasan jangkauan informasi, dan strategi menjadikan
perpustakaan sebagai motor pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui sambutan tertulisnya,
Pemkab Mimika menitipkan empat pesan krusial bagi seluruh pengelola
perpustakaan agar dampak pelatihan ini dapat dirasakan secara konkret oleh
masyarakat luas:
- Serap Ilmu dan Hadapi Kendala: Meminta
peserta proaktif mendalami sistem pelaporan aplikasi Perpusnas dan
berdiskusi intensif mengatasi tantangan teknis di lapangan.
- Inovasi Berbasis Akses TIK: Mengintegrasikan
teknologi informasi untuk memperluas cakupan layanan literasi digital yang
relevan dengan kebutuhan masyarakat distrik dan kampung.
- Penguatan Kolaborasi Multi-Sektor:
Menggandeng instansi sekolah, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, dan
pemerintah kampung agar perpustakaan menjadi pusat kegiatan komunitas.
- Tata Kelola Profesional & Akuntabel:
Mendorong tertib administrasi, pelaporan kinerja tepat waktu, serta etos
pelayanan yang adaptif terhadap perubahan teknologi.
Panitia penyelenggara juga
menegaskan bahwa Bimtek ini bukanlah akhir dari program kerja, melainkan
komitmen awal pembentukan ekosistem literasi yang berkelanjutan di tanah
Mimika. Dengan kapasitas pengelola yang teruji dan pemanfaatan TIK yang
optimal, perpustakaan diharapkan mampu mentransformasi peran dari sekadar ruang
baca menjadi motor penggerak Mimika yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. (JM)


















