Dinas Perpustakaan Mimika Kejar Digitalisasi 6.000 Koleksi Buku dan Tingkatkan Literasi Daerah


TIMIKA – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika resmi menggembleng jajaran stafnya melalui pelatihan tata kelola perpustakaan berbasis digital. Langkah strategis ini dilakukan guna mempercepat pendaftaran serta memperbarui data sekitar 5.000 hingga 6.000 koleksi buku ke dalam sistem aplikasi perpustakaan digital secara komprehensif di Gedung Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Selasa (20/10/2026).

Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Firom Mom Balinal, mengungkapkan bahwa ribuan koleksi buku yang berada di lantai bawah gedung perpustakaan selama ini belum pernah terinput ke dalam pangkalan data modern dan masih dikelola secara manual.

"Sejak awal, ribuan buku di lantai bawah belum masuk ke dalam aplikasi dan masih menggunakan sistem manual. Oleh karena itu, pada tahun anggaran 2026 ini kami berkomitmen menginput seluruh data tersebut ke sistem digital. Kami menggelar kegiatan bimbingan teknis selama tiga hingga empat hari bersama narasumber dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI agar staf benar-benar paham dan mampu mengoperasikannya," ujar Firom Mom Balinal

Melalui digitalisasi ini, para pemustaka dan masyarakat Mimika kelak dapat dengan mudah mencocokkan kode katalog buku via komputer layanan untuk mengetahui keberadaan serta posisi rak buku secara presisi.

Selain mempercepat digitalisasi internal, Dinas Perpustakaan Mimika terus memperluas jangkauan layanan literasi ke tengah masyarakat. Program perpustakaan keliling menggunakan armada mobil terus dioperasikan secara rutin menyasar tingkatan sekolah mulai dari TK, SD, hingga SMP.

Dalam kesempatan yang sama, Firom turut memaparkan progres pembangunan infrastruktur perpustakaan di beberapa wilayah Mimika, di antaranya pembangunan fasilitas perpustakaan di Distrik Wania serta instalasi fasilitas di kawasan pesisir. Pihaknya juga mengharapkan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat agar proses pembangunan berjalan kondusif tanpa hambatan maupun pemalangan.

"Buku adalah jendela dunia. Jika kita ingin melahirkan generasi pemimpin yang hebat di masa depan, mari kita giatkan budaya membaca. Kami siap menyambut seluruh pelajar dan masyarakat umum untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika," tambahnya.

Sementara itu, Narasumber dari Perpustakaan Nasional RI, Chintia Septiani, S.Hum. (Pustakawan Madya Perpusnas RI), menjelaskan bahwa pendampingan teknis ini berfokus pada dua agenda utama: entry pangkalan data baru untuk kurang lebih 6.000 buku serta pembaruan (rekatalogisasi/reinventarisasi) koleksi lama.

"Secara teknis para pengelola di daerah sudah menjalankan tugas dengan baik, namun klasifikasi dan penomoran kodenya masih bersifat umum. Melalui kegiatan ini, kami melakukan penyesuaian nomor klasifikasi dan subjek ilmu perpustakaan agar lebih spesifik dan terinci sesuai standar nasional," terang Chintia.

Dengan ketersediaan pengodean yang lebih detail, proses pencarian koleksi buku di rak akan menjadi jauh lebih cepat dan akurat, sekaligus menggambarkan keanekaragaman subjek ilmu yang dimiliki oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Mimika.

Postingan Terbaru